Rabu, 26 Juni 2019

DOKUMENTASI HASIL KEGIATAN POSYANDU DESA GOLO BORE




Kader posyandu todo bersama petugas kesehatan dari puskesmas tentang

POSYANDU DI DESA GOLO BORE KECAMATAN NDOSO KABUPATEN MANGGARAI BARAT.
 DIBAWAH INI MERUPAKAN DOKUMENTASI HASIL KEGIATAN POSYANDU DUSUN TODO.





Posyandu todo

Aktiviats posyandu di dusun todo

BUMIL setelah mendapat makanan tambahan
Peserta PMT desa Golo Bore
Pengukuran lingkar lengan atas ibu Hamil
Aktivitas posyandu bersama guru PAUD
PENYULUHAN TENTANG KIA DARI PETUGAS KESEHATAN
Dinas pemberdayaan masyarakat desa satt kunjungi posyandu dalam rangka memverivikasi hasil lomba posyandu tingkat kabupaten.

Kepla desa Golo bore sedang memberikan arahan terkait manfaat pemberiqn makanan tambahan untuk ibu bayi dan balita.



Doc: posyandu Todo








Minggu, 02 Desember 2018

MENEROPONG KEGAGALAN DI TAHUN 2014 MENJADI REFLEKSI DI TAHUN 2019.

Mahasiswa Ndoso kupang

Kecamatan Ndoso merupakan salah satu kecamatan dengan jumlah wajib pilih terbanyak di manggarai barat.jumlah wajib pilih berdasarkan Daftar pemilih Tetap (DPT)  tahun 2018 kecamatan ndoso ada 12.447 wajib pilijh.dengan jumlah wajib pilih yang banyak kecamatan ndoso bisa mengutus 5 kadernya menuju kursi DPRD Manggarai barat.

 Kembali ketahun 2014 yang lalu, di mana kontestasi politik dalam lembaga legislatif memasuki periode kedua di Kabupaten Manggarai Barat.meskipun aturan dengan kouta tanpa batas dan memberi kebebasan kepada siapa saja untuk bertarung melalui partai politik. peta politk di kecamatan ndoso sangat tidak elok kelihatannya.mengapa saya katakan tidak demikian?,pada intinya para politisi yang bertarung tidak pernah memikirkan jumlah pemilih tetapi lalu di bandingkan dengan jumlah calon yang di utus menjadi calon DPR.
Selama proses kampanya berlangsung, para calon masing masing mempertahankan Ego pribadi. sambil melakukan konsilidasi dengan  menawarkan ide ide cemerlangnya dengan Tujuan ingin membangun Ndoso yang lebih sehingga membuat masyarakat menjadi bingung untuk menetukan siapa  yang akan di utus ke kursi DPR.

Hasilnya,hanya satu orang perwakilan dari ndoso yang lolos ke kursi DPR.pertanyaanya, kemana suara 12.447 wajib pilih di kecamatan ndoso?kok hanya bisa meloloskan satu kader.

 hasil dari proses pada tahun 2014 yang lalu merupakan sebuah catatan penting untuk kita orang Ndoso sebagai bahan refleksi menuju kontestasi politik di tahun 2019 mendatang.memasuki periode yang ke 3 (tiga) jumlah calon dari  kecamatan Ndoso sendiri lumayan banyak dan jika di kalkulasikan dengan jumlah wajib pilih yang ada saya yakin kader Ndoso  akan gagal juga.

“para pemain” sudah turun lapangan untuk mengkonsilidasi pendukung akan tetapi nasib mereka ada di masyarakat sebagai pemilih.jika tidak mengingikan kejadian di tahun 2014 terulang lagi,mari seluruh masyarakat kecamatan Ndoso agar lebih jeli lagi untuk melihat siapa yang pantas mewakili ndoso di kursi legislatif tahun  2019 mendatang.

Kami sebagai generasi muda kecamatan  ndoso di kota kupang sangat  mengharapakan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat untuk jauhkan  dari politik uang dan bisa membedakan para calon karena kepentingan pribadi dan calon yang berdiri untukm kepentingan bersama.kami juga yakin bahwa pemilih kecamatan Ndoso  adalah orang cerdas sehingga cita cita bersama bisa terwujud untuk menjemput sebuah kesejahteraan bersama.

Sambil melihat jejak dari para calon, kami tetap melakukan kajian kecil supaya bisa menentukan kualitas kader yang akan diutus dan menjadi bahan pertimbangan kita bersama.ndoso Bangkit,kita jaya.

Penulis: fredy D.

Sabtu, 01 Desember 2018

MAHASISWA NDOSO KUPANG:KEGAGALAN KADER NDOSO MENUJU KURSI LEGISLATIF DI TAHUN 2014 JANGAN TERULANG DI TAHUN 2019

Nardy agung kabid PO IMPN KUPANG
Tahun 2019, kabupaten manggarai Barat,memasuki periode ke 3 (tiga) dalam pementasan politik kususnya di lembaga legislatif.

Bulan April mendatang  akan mengadakan pentas politik mulai dari pemilihan presiden sampai pemilihan DPR.

Foto para caleg mulai terpampang nyata dengan gambar yang gagah dan slogan yang menarik,guna mengugah hati masyarakat untuk memilihnya.persimpangan jalan dan di pekarangan rumah bahkan di pohon pohon
Sebagai tempat panjang alat praga kampanye.

Melihat situasi politik yang terjadi di kecamatan ndoso Kabupaten manggarai barat yang terjadi di Tahun 2014 yang lalu,membuat kami generasi muda merasa terpanggil untuk  membuat sebuah refleksi panjang apakah bertahan dengan sistem yang sudah terpakai dan membuat kader Ndoso harus gagal untuk di Kursi DPR.
Ketika pola yang di bangun selama ini kita tetap pertahankan saya yakin dalam kontestasi politik yang akan datang pasti  sama seperti yang terjadi di tahun 2014 yang lalu.

Ada yang menakutkan dengan melihat kondisi politik menjelang pemilihan wakil rakyat di mabar di kec ndoso khususnya. sepertinya pelaku politik terlalu banyak mengunyah gagasan yang menyebutkan politik adalah tentang siapa.mendapatkan apa, memberi apa dan bagaimana mendapatkanya. Hingga merujuk pada kepentingan partai dan kepentingan peribadi.

Akankah politik legislatif tahun 2014 terulang lagi di politik legislatif di tahun 2019.

Mahasiswa Ndodo kupang merasa terpanggil untuk membuat sebuah refleksi panjang dan mengkaji kelemahan sistem yang selama ini kita bangun dan hasilnya gagal.

Kendala dari semua ini,bukan karena kita tidak bisa tetapi hasil kajian kami sebagai generasi muda Ndoso  ini semua berangkat dari Ego pribadi kita yang tidak pernah tanggal demi kepentingan masayarakat Ndoso.
Sebagai agent of change (agen perubahan) kami melakukan kajian tentang tentang para calon dari kecamatan Ndoso supaya kita bisa mengetahui siapa kader ndoso yang layak duduk di kursi DPR.
Dan kami tetap menghimbau masyarakat Ndoso
Untuk bebas dar politik uang.

 Mahasiswa Ndoso Kupang sangat prihatin dengan kondisi  politik di kecamatan Ndoso#
Mau pulang bersosialisasi
Kalau di beri waktu dan Tuhan merestuI.

Penulis: NARDY AGUNG

Minggu, 14 Oktober 2018

SOAL KEDATANGAN FAHRI HAMSA DI NTT, INI TANGGAPAN PENGAMAT POLITIK DAN BUDAYAWAN NTT

Oleh : Pius Rengka
Pengamat Politik dan Budayawan NTT

Propinsi NTT digelar sebagai propinsi paling toleran di Indonesia. Buktinya, beberapa kali mendapat piagam pengharagaan sebagai propinsi paling toleran.

Tetapi, Fahri Hamzah mau datang ke Kupang. Dia datang entah dalam kapasitas apa pun, adalah hak asasinya mau ke mana di tanah air. Sama seperti kita orang NTT, mau ke mana pun di negeri ini silakan saja.

Siapa tahu, Fahri datang melihat pantai Kupang yang kian dikepung hutan tembok, siapa tahu Fahri datang ke saudara-saudaranya dari NTB yang merantau di daratan Timor yang adalah juga saudaranya juga. Siapa tahu Fahri datang mau makan ikan bakar di Pasar Solor malam-malam dan mengajak para sahabatnya untuk menikmati betapa Kupang itu Kota layak toleransi.

Namun, ketika khabar kedatangannya telah menjadikan khalayak di Kupang meruak sejadi-jadinya, saya jadinya tidak mengakui ini kota toleran. Ini kota hanya pseudo toleran.

Andaikan saja, Fahri bawa ide segila apa pun, di Kupang ini banyak pemikir gila segila-gilanya yang cemerlang dan cerdas. Di Kupang ini banyak pemikir kelas wahid, yang mungkin boleh daijak dialog dengan Fahri. Marilah kita menggelar diskursus tentang hidup ini, sedalam-dalamnya dan seluas-luasnya tanpa didahului dengan dengki dan benci.

Kita adalah manusia lain, begitu juga Fahri Hamzah. Dia juga lain. Karena dia lain, mungkin saja dan memang begitu dia memiliki kelainan sama seperti kita pun memiliki kelainan.

Andaikan Fahri sunggu datang ke Kupang, saya ajak datang ke rumah singgah saya di Jl. Antarnusa, Liliba, dan saya ajak dia diskusi tentang hidup dan ziarah hidup ini. Simple.

Jika dia marah, saya tertawa, jika dia tersenyum saya akan kian serius.

Minggu, 30 September 2018

STEFANUS GENGGANG KEMBALI TERPILIH MENJADI KEPALA DESA GOLO BORE .

Kepala desa terpilih Stefanus Genggang.

Stefanus Genggang kembali memimpin Desa Golobore untuk periode ke dua,dalam pemilihan kepala Desa serentak pada kamis,27 september 2018.

Dalam pemilihan kepala desa serentak tahun 2018,Desa golo bore mengusung 2 pemimpinNya
Yakni Stefanus Genggang dengan nomor urut satu dan marselus Jamun dengan Nomor urut dua.

Dalam proses perhitungan suara yang di lakukan panitia pemilihan kepala desa GOlo bore di sekretariat panitia sebanyak 705 suara yang sah.

Dari suara 705 yang sah ,no urut satu mendapatkan perolehan  sebanyak 425 suara dan calon nomor urut 2 mendapat perolehan sebanyak 280  suara.

Dalam berita acara yang di buat oleh panitia PILKADES setelah proses perhitungan suara yakni calon nomor urut 1 yaitu Stefanus Genggang terpilih menjadi kepala desa golo bore untuk periode 2019-2024.

Penulis:Fredy D.

Selasa, 04 September 2018

GOLO BORE DALAM PERSPEKTIF GENERASI PENERUS


FREDY D
Golo Bore adalah sebuah nama Desa di kecamatan Ndoso Manggarai Barat.

Pada Tahun 2013 lalu,Desa ini di lahirkan dari desa Tentang sebagai Desa induk dengan dua anak kampung yaitu todo dan tengar.

Semenjak berdirinya, desa ini memgalami perkembangan yang sangat pesat.Baik dari segi administrasi maupun infrastruktur.

Dari sudut pandang saya sebagai generasi penerus,saya sangat apresiasi dan berbangga sekali terhadap perubahan desa golo bore ini.
Karena usianya baru 5 tahun tetapi wajah desa ini seperti desa yang usianya sudah matang.

Dilihat dari sisi administrasi ,desa ini pernah menjadi desa contoh untuk kecamatan ndoso.
Dan ketika dilihat dari segi infrastruktur semuanya hampir rampung sampai ke sudut sudut rumah warga desa ini.

SIAPA DI BALIK KEMAJUAN INI??
Kesuksesan itu terjadi atas kerja sama dan dorongan dari masyararakat tetapi di balik majunya Desa ini,tentu ada sosok seorang pemimpin yang mampu mengelola setiap program-program yang rancangkan atau yang di rencanakan sehingga apa yang di rencanakan bisa berhalan dengan baik dan hasilnya bermanfaat untuk kepentingan bersama.

Desa kita masih dalam tahap menuju sebuah desa yang sempurna.sehingga saran saya sebagai generasi penerus,mari kita sama sama menjaga
Dan mengawan pembagunan didesa ini,menuju desa yang Rapi,bersih dan indah.

penulis:fredy D.


AKU DAN ULANG TAHUN KU

Kue ulang tahun foto ist. 26 Tahun yang lalu, tepat 1 juli 1995 lahir seorang yang biasa dari rahim Ibu yang luar biasa. Seandainya saat itu...